Tampilkan postingan dengan label DIKTI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIKTI. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2012

BUKU PEDOMAN SERTIFIKASI PENDIDIK UNTUK DOSEN (SERDOS) TERINTEGRASI

Sumber : Kopertis6

BUKU I.  NASKAH AKADEMIK. DOWNLOAD

KATA PENGANTAR
Sertifikasi pendidik untuk dosen (Serdos) merupakan program yang dijalankan berdasar pada (1) UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2) UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, (3) Peraturan Pemerintah R.I No. 37 Tahun 2009 tentang Dosen, dan (4) Peraturan Mendiknas RI No. 47 Tahun 2009 tentang Sertifikasi Pendidik untuk Dosen. Program Serdos merupakan upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional dan memperbaiki kesejahteraan dosen dengan mendorong dosen untuk secara berkelanjutan meningkatkan profesionalismenya. Sertifikat pendidik yang diberikan kepada dosen melalui proses sertifikasi adalah bukti formal pengakuan terhadap dosen sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan tinggi.
Penyelenggaraan program serdos tahun 2011 mengalami perubahan mendasar dalam prosedur dan tatalaksananya, yakni dari sistem berbasis off-line kepada sistem berbasis on-line. Perubahan sistem ini bertujuan untuk mendukung pengembangan nilai-nilai budaya akademik dalam rangka pendidikan karakter di perguruan tinggi.
Hal-hal yang terkait dengan prinsip, tujuan, dan tatacara penilaian penyelenggaraan program Serdos tidak mengalami perubahan. Dengan demikian, buku pedoman yang wajib digunakan oleh semua pihak yang bertugas menyelenggarakan sertifikasi dosen adalah Buku-1 (Naskah Akademik), Buku-2 (Penilaian Portofolio), dan Buku-3 (Prosedur Operasional Baku Tatalaksana Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen (Serdos) Terintegrasi).
Kami mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Tim Sertifikasi Dosen dan pihak lain yang telah bekerja keras dalam mewujudkan pedoman ini demi terselenggaranya program sertifikasi dosen dengan baik.
Jakarta, Mei 2011
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
.
Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso
NIP. 195309091978031003


BUKU II. PENILIAIAN PORTOFOLIO.  DOWNLOAD

BUKU III. PROSEDUR OPERASIONAL BAKU DAN TATALAKSANA SERDOS TERINTEGRASI.  DOWNLOAD

LAMPIRAN BUKU III.  DOWNLOAD

Semoga bermanfaat bagi bapak/ibu dosen yang akan mengurus sertifikasi dosen tahun ini...  saya do'akan semoga cepat tersertifikasi pada tahun ini....   amien......


Kamis, 08 Maret 2012

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

DOWNLOAD
LATAR BELAKANG

Program Hibah Penulisan Buku Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2000. Program ini terbuka bagi dosen perguruan tinggi yang telah memiliki naskah buku teks pembelajaran yang diturunkan dari pengalaman penelitiannya di Indonesia ditambah dengan hasil penelitian orang lain yang dilakukan di Indonesia dalam bidang ilmu apapun tetapi belum diterbitkan. Program ini tidak dimaksudkan untuk menulis ulang tesis atau disertasi menjadi sebuah buku.
Tidak sedikit jumlah dosen Indonesia yang berpengalaman dalam melakukan penelitian yang berhasil. Dosen yang mengikuti program penelitian multitahun seperti Hibah Bersaing, Hibah Tim, dan Riset Unggulan Terpadu telah menguasai state of the art dalam bidang keahliannya. Pengalaman tersebut sepatutnya dimanfaatkan sebagai modal dasar untuk menulis buku teks. Namun sangat disayangkan jumlah buku yang ditulis dosen masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah dosen yang tercatat di perguruan tinggi Indonesia.
Program ini tidak membiayai penyiapan atau penerbitan naskah buku, tetapi menyediakan sejumlah dana untuk penyempurnaan, konsultasi, penggandaan naskah akhir, dan hibah bagi penulis. DP2M mengharapkan para penulis melaporkan dan memberikan satu eksemplar bukti terbit, jika naskah yang memperoleh dana bantuan ini diterbitkan oleh penerbit komersial.
Bagi para pemenang/penerima hibah, hak kepengarangan tetap ada pada penulis. Royalti tetap menjadi hak penulis atau institusi tempat penulis bekerja. Royalti adalah suatu yang perlu diraih untuk menggerakkan perguruan tinggi berotonomi. Perlu ditambahkan bahwa credit point penulisan buku menurut peraturan kenaikan pangkat yang baru cukup menarik, dalam bidang ilmu apapun.

Sumber : kopertis6

DOWNLOAD Surat pemberitahuan dari kopertis6
DOWNLOAD Buku PANDUAN

Rabu, 29 Februari 2012

BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN PENELITIAN DI PERGURUAN TINGGI UNTUK PENELITIAN DESENTRALISASI (SKIM HIBAH PENELITIAN MULTI YEARS) PENDANAAN TAHUN 2013

Oleh : DP2M DIKTI


PROGRAM PENELITIAN DESENTRALISASI MEKANISME PENGUMPULAN PROPOSAL, SELEKSI DAN PENDANAAN, MONITORING DAN EVALUASI

a.      Pengumpulan Proposal Penelitian
1.      Untuk Perguruan Tinggi Kelompok Mandiri, Utama, Madya, Binaan (khusus PTN dan Politeknik Negeri), dan Politeknik Non-Binaan (Negeri dan Swasta), proposal penelitian dikumpulkan di perguruan tingginya masing-masing.
2.      Untuk Perguruan Tinggi Swasta/PTS (termasuk Politeknik) Kelompok Binaan proposal penelitian dikumpulkan di peguruan tingginya masing-masing, selanjutnya secara kolektif dikirimkan ke Kopertis Wilayah dimana perguruan tinggi tersebut berdomisili.
3.      Proposal dikirimkan dalam bentuk soft copy (CD) dan 3 rangkap hard copy.
4.      Untuk Perguruan Tinggi Kelompok Mandiri, Utama, Madya, Binaan (khusus PTN dan Politeknik Negeri), dan Politeknik Non-Binaan (Negeri dan Swasta), rekap proposal penelitian dikirimkan ke Dit. Litabmas Dikti dalam bentuk CD dan melalui E-mail : dp2mdikti@yahoo.co.id
5.      Kopertis mengirimkan soft copy kompilasi rekap proposal penelitian dari setiap PTS Binaan ke Dit. Litabmas Dikti dalam bentuk CD dan melalui E-mail : dp2mdikti@yahoo.co.id

b. Seleksi Proposal dan Penetapan Hasil Seleksi
1.      Untuk Perguruan Tinggi Kelompok Mandiri, Utama, Madya dan Politeknik Non-Binaan, seleksi proposal penelitian dilaksanakan di perguruan tinggi masing-masing dengan menggunakan Reviewer Internal.
2.      Dalam hal perguruan tinggi belum mempunyai kecukupan reviewer internal sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, maka perguruan tinggi tersebut diwajibkan untuk menggunakan reviewer eksternal yang mengutamakan reviewer Dit. Litabmas Dikti.
3.      Untuk Perguruan Tinggi Kelompok Binaan (PTN, PTS, dan Politeknik), seleksi proposal penelitian dilaksanakan oleh Dit. Litabmas Dikti yang berkoordinasi dengan Kopertis. Tempat dan waktu seleksi ditentukan kemudian.
4.      Kecuali Penelitian Dosen Pemula, seleksi proposal penelitian dilakukan dalam 2 tahapan, yaitu desk evaluasi dan pemaparan proposal bagi yang lolos dalam tahap desk evaluasi.
5.      Bagi perguruan tinggi kelompok Mandiri, Utama, Madya, Binaan (khusus untuk PTN), dan Politeknik Non-Binaan, pengumuman hasil seleksi proposal penelitian dilakukan oleh perguruan tinggi dengan Surat Keputusan Pimpinan Perguruan Tinggi setelah ada kepastian pagu dana dan persetujuan dari Dit. Litabmas Dikti.
6.      Bagi perguruan tinggi swasta kelompok Binaan, pengumuman hasil seleksi proposal penelitian dilakukan oleh Kopertis melalui Surat Keputusan Koordinator Kopertis setelah ada kepastian pagu dana dan persetujuan dari Dit. Litabmas Dikti.

c. Pendanaan Penelitian dan Biaya Pengelolaan Penelitian
1.      Sumber dana penelitian yang didesentralisasikan ke perguruan tinggi dapat bersumber dari :
·         Dana desentralisasi penelitian dari Dit. Litabmas Dikti
·         Dana internal perguruan tinggi
·         Kerjasama penelitain dengan lembaga lain (pemerintah/swasta, dalam dan luar negeri).
·         Sumber dana lain yang tidak mengikat
2.      Segala biaya yang timbul akibat pengelolaan desentralisasi penelitian di perguruan tinggi kelompok Mandiri, Utama, Madya dan Politeknik Non-Binaan yang meliputi biaya pengelolaan dan seleksi proposal, monitoring dan evaluasi (monev) internal, seminar hasil penelitian internal, pelaporan hasil penelitian ke Dit. Litabmas, dan diseminasi hasil-hasil penelitian dibebankan kepada anggaran perguruan tinggi masing-masing.
3.      Biaya pengelolaan desentralisasi penelitian (seleksi dan pemaparan) pada PTN kelompok Binaan dibebankan kepada anggaran Dit. Litabmas Dikti.
4.      Biaya pengelolaan desentralisasi penelitian pada PTS kelompok Binaan (seleksi dan pemaparan) dibebankan kepada anggaran Dit. Litabmas Dikti yang berkoordinasi dengan Kopertis.
5.      Dana desentralisasi penelitian untuk PTN disalurkan melalui DIPA masing-masing PTN.
6.      Dana desentralisasi penelitian untuk PTS disalurkan melalui DIPA Kopertis pada wilayah dimana PTS tersebut berdomisili. Selanjutnya Kopertis menyalurkan dana tersebut
……………………………..

Lengkapnya  Silahkan di Download aja buku panduannya…..
DOWNLOAD   Monggo……

Selasa, 28 Februari 2012

BUKU PEDOMAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA 2011

OLEH :  DP2M DIKTI

TIPE FILE : PDF


PENGANTAR
Didasari kesadaran penuh atas adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh mahasiswa dengan realita kebutuhan masyarakat dan munculnya tuntutan masyarakat atas mutu lulusan perguruan tinggi yang mandiri dan siap mengantisipasi arah pengembangan bangsa, pada tahun 1997 Direktorat Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, DITLITABMAS merealisasikan Program Pengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi (PBKPT). Salah satu komponen program kunci di dalamnya adalah Program Karya Alternatif Mahasiswa (KAM). Program ini hanya dapat diakses dan dilaksanakan mahasiswa sedangkan program lainnya seperti Kuliah Kewirausahaan (KWU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), Magang Kewirausahaan (MKU), Konsultasi Bisnis dan Penempatan Kerja (KBPK) dan Inkubator Wirausaha Baru (INWUB), proposal diajukan kelompok dosen namun wajib menyertakan mahasiswa sebagai pelaku lapangan. KAM merupakan wahana kreasi bagi mahasiswa dalam menciptakan produk (barang atau jasa) yang akan menjadi komoditas usahanya kelak. Sedangkan pematangan sebagai entrepreneur dilakukan pada program INWUB. Dengan demikian, PBKPT merupakan satu kesatuan program pendorong Perguruan Tinggi (PT) dalam menghasilkan enter- ataupun teknopreneur dari kampus.

Dalam perkembangannya, KAM terasa sangat membatasi ruang kreasi mahasiswa yang memiliki minat, bakat dan intelektual beragam. Pada tahun 2001, DITLITABMAS kemudian mengembangkan KAM menjadi Program Kreativitas Mahasiswa yang membuka peluang mahasiswa dalam berkarya seluas para dosennya. Sejak saat itu dikenal berbagai jenis Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yaitu: PKM-Penelitian (PKMP), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I). Pada tahun 2002, PKM bergabung dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) ke dalam program Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Surabaya.

Atas kebijakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, sejak tahun 2009 pelaksanaan Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang dahulunya bernama LKTM diintegrasikan pengelolaannya ke dalam PKM. Mengingat sifatnya yang identik dengan PKM-I, maka program KKTM dikelompokkan bersama PKM-I ke dalam PKM-Karya Tulis (PKM- KT). Untuk membedakannya, PKM-I diberi nama baru PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan KKTM menjadi PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT) sesuai dengan sumber bahan penulisannya. Sesuai dengan sifat artikel yang dihasilkan, maka PKM-AI akan bermuara pada Jurnal Kreativitas Mahasiswa, sedangkan PKM-GT menggantikan posisi PKM-AI di PIMNAS.

Penilaian atas mutu usulan, proses pelaksanaan dan presentasi di PIMNAS, seluruhnya dilakukan berdasar atas level kreativitas mahasiswa dan orisinalitas. Orisinalitas dalam hal ini tidak hanya diartikan sebagai suatu temuan baru, akan tetapi ide yang akan direalisasikan murni berasal dari kelompok mahasiswa. Dengan demikian, Pembimbing PKM disarankan agar berperan sebagai pendamping mahasiswa yang mengawasi pelaksanaan PKM agar sesuai dengan misi masing-masing program dan tidak menjadikan mahasiswa sebagai bagian riset ataupun kegiatan akademik dosen lainnya.

Agar objektivitas pengelolaan PKM dan PIMNAS dapat terjaga dengan baik, DITLITABMAS menerbitkan Buku Pedoman PKM 2011 sebagai acuan bagi semua pihak di Perguruan Tinggi yang memerlukan informasi tentang sejarah, uraian umum, kriteria penulisan usulan, teknik penilaian di setiap tahap pelaksanaan, teknik penyusunan laporan seluruh program PKM yang ditawarkan DITLITABMAS Ditjen Dikti, juga bentuk apresiasi yang diberikan. Pedoman ini juga mengutip tanpa perubahan sebagian informasi Pedoman KKTM yang diterbitkan Direktorat Akademik Ditjen Dikti guna menghindari kesulitan realisasi PKM-GT di PT. Tahun 2011, DITLITABMAS merevisi Pedoman PKM 2010, mengakomodasi dinamika yang terus berkembang di lingkungan pembina mahasiswa da mahasiswa. Evaluasi tahunan yang dilakukan Satgas PKM DITLITABMAS

Klik

Menulis Laporan Kinerja Dosen dengan Software BKD

Pertama kali, saya ucapkan selamat kepada bapak ibu yang telah mendapatkan sertifikasi dosen pada tahun ini atau pada tahun sebelumnya.  Semoga, dengan mendapatkan sertifikasi tersebut, bapak ibu dosen bisa meningkatkan profesionalitasnya sebagai akademisi maupun peneliti, sehingga dapat diterapkan dan berguna bagi kehidupan masyarakat, khususnya bangsa Indonesia.  Selain itu, secara langsung adanya sertifikasi dosen ini berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan dosen karena mendapatkan tunjangan fungsional dari pemerintah.

Sebagai kewajiban, para dosen yang telah mendapatkan sertifikasi harus melaporkan kinerjanya dengan mengisi beban kerja dosen (BKD) pada tiap semester berjalan.  BKD ini dilaporkan kepada DIKTI dengan menggunakan software BKD edisi terbaru (edisi oktober 2011), terutama untuk BKD semester gasal tahun ajaran 2011/2012.  untuk mempermudah bapak ibu dalam mengisi BKD, silahkan download software terbaru yang kami dapatkan dari website kopertis.
















Software BKD edisi oktober 2011  DOWNLOAD

Selain itu, silahkan download juga

Contoh pelaporan BKD  DOWNLOAD
Pedoman Beban Kerja Dosen  DOWNLOAD
Rubrik yang disempurnakan  DOWNLOAD
Tata cara penyusunan laporan BKD  DOWNLOAD